Istiqomah

0
448

Aku, hanya seseorang yang ingin berhijrah.

Perlahan, aku tinggalkan hal hal yang mendekatkanku dengan kemaksiatan.

Godaan, rintangan, silih berganti menghampiriku.
Ejekan, cibiran bahkan pernah terdengar ditelingaku.

Namun aku bertanya.
Hijrah ini untuk siapa…?? Masa laluku, buruk. Bahkan sangat buruk.
Karena itu, aku ingin memperbaiki, aku tak tau kapan hidupku berakhir, aku tak tau kapan usiaku terhenti.

Yang aku tau, setiap hari, usiaku semakin berkurang, namun dosaku semakin bertambah.

Dulu aku seorang pendosa, bahkan sampai sekarang.

namun aku tau Allah Ya Ghafuur. Allah Maha
Mengampuni. Karena itu ku putuskan untuk berhijrah.

Seseorang pasti memiliki masa lalu yang buruk. Namun ada kalanya hidayah itu datang.

Hidayah selalu datang pada kita, namun kita tidak segera meraihnya.

Ya..Kita sering mengabaikannya.

Yang kita lakukan hanyalah menunggu. Menunggu kapan hidayah itu akan mengampiri kita.

Padahal, hidayah bukan untuk ditunggu, melainkan untuk diraih.

Ketika Allah sudah mengetuk hati kita, bukalah hati kita lebar lebar. Perkenankan hidayah itu masuk ke dalam hati kita.

Jika kita meninggalkan sesuatu hal karena Allah. Yakinlah Allah pasti mengganti sesuatu itu dengan yang lebih baik.

Hijrah butuh proses. Hargailah proses hijrah
seseorang.
Jangan hanya bisa berkomentar lantaran masa lalunya yang buruk.

Namun cobalah untuk mengikuti jalan hijrahnya. Raihlah kemenangan itu.

InsyaAllah, Allah akan memudahkan jalan hijrah kita.
Karna berhijrah itu mudah, yang susah itu Istiqomahnya😊🙏

Comments

comments

LEAVE A REPLY