Dan, lelaki itu adalah ayahku

0
417

Perkenalkan.
Lelaki itu adalah ayahku.
Cinta pertama untuk ku.
Kamu tahu bagaimana dia menjagaku?
Kamu tahu bagaimana dia mengajariku tentang banyak hal?

Wajar.
Jika ayah khawatir tentangku.
Tentang anak gadisnya yang masih menjadi tanggung jawabnya.
Wajar.
Jika ayah memarahiku.
Karena aku adalah seorang wanita yang sangat rawan jika ditinggal sendirian.
Wajar.
Jika ayah sedih karenaku.
Sebab, aku adalah seseorang yang di akhirat kelak mengurangi atau justru menambah hisabnya.

Aku sayang ayahku.
Yang tadinya dia masih bisa menyaksikan diriku tumbuh berkembang.
Yang masih bisa merawatku tanpa pamrih selain ibu.
Yang membanting tulang tuk membiayai kebutuhan serta pendidikan anak-anaknya.
Yang mencari nafkah tuk kelanjutan hidup keluarganya.

Kini, semuanya menjadi kenangan.
Antara aku dan ayah.
Lelaki itu pergi meninggalkanku.
Karena Allah lebih menyayanginya.

Ayah?
Mengapa engkau begitu cepat meninggalkanku?

Ayah pernah berjanji.
Untuk bangkit dan segera menemaniku di hari esok.
Tapi? Nyatanya ayah justru mengingkarinya.
Apakah ayah tak ingin melihat anakmu kelak sukses dan disandingkan dengan laki-laki lain selain dirimu?
Entah itu pilihan ibu, kakak, ataukah dari diriku sendiri?

Ayah, kadang aku berbicara di dalam do’a.
Agar bertemu denganmu walau dalam mimpi.
Meskipun, disaat aku terbangun air mata tak dapat ku bendung.
Namun aku merasa rindu ku terbayarkan setelahnya.

Ayah.
Maafkan aku jika pernah membuatmu kecewa.
Yang tak bisa menjaga nama baikmu.
Namun, aku berjanji.
Aku tak akan membuatmu meneteskan air mata di alam sana karena anak gadismu ini.

#rinduayah #insyaaAllahstrong#bismillah 💕

Comments

comments

LEAVE A REPLY