Jadi kapan saya bisa kerumah?

0
262

Yang sholeh itu yang menemui walimu,
Menemui untuk ta’aruf, nadhor, sampai khitbah.

Tak peduli pernah kenal atau tidak.
Tak kenal maka ta’aruf,
Nikah itu ga harus pacaran dulu,
Banyak jalan yang bisa kita lalui tanpa harus pacaran,
Salah satunya ta’aruf bersama mahramnya.

Ta’aruf pun juga tak boleh keluar dari koridor syari’at.
Memang benar, sebelum ada khitbah, ta’aruf boleh dengan siapa saja.
Tapi kalau ta’aruf yang tak normal, dimana-mana taruh proposal, dimana-mana private message akhwat, dimana-mana nadhor akhwat.
Wallahi… Itu akan menimbulkan rasa sakit dan kekecewaan pada hati si akhwat yang sudah terlanjur antum ta’arufin dan berharap sama antum.

Wanita sholehah itu cenderung lebih qana’ah daripada laki-laki sholeh kok.
Kalau wanita itu sudah sholehah, insya Allah dia pasti qana’ah.

Jadi,
Yang tepat adalah, ketika antum bertanya, “Jadi, kapan saya bisa kerumah?”
Pastikan antum benar-benar niat ta’aruf dengan segala kesiapan untuk menikahi. Cieeee #adakisahsendiri 😆

Catet ya! Ta’aruf hanya diperuntukkan kepada lelaki yang siap menikah.
Jika antum belum siap, jangan pernah coba dekati.
Karena wanita punya hati, tak sembarang pula orang bisa masuk ke dalam hati.
Jangan pernah coba untuk menyakiti.
Dalam setiap niat baik, semoga Allah selalu merahmati.

by: @nuraidaafirani

Comments

comments

LEAVE A REPLY