Jika serius temui orangtuaku

0
451

Sepanjang perjalanan yg kutemui hanyalah awan mendung, seakan tak ingin menyapaku, Yang terlihat hanyalah anak-anak kecil yang sedang menanti datangnya hujan.
.
Aku juga sedang menantimu. Bukan, bukan hujan yg kumaksud. Aku menanti keseriusanmu, aku menanti keberanianmu untuk menemui orang tuaku.
.
Aku hanya tak ingin mengotori hati ini, berlama-lama tanpa kepastian yg mengantar pada kemaksiatan.
Ibu dan Ayah selalu berpesan, “Nak, pilihlah olehmu lelaki yg tak kau lihat dari ketampanannya, kemapanannya, banyak dikagumi wanita lain, dll ”
Karena itu semua tak pernah kekal.
“Nak, pilihlah lelaki karena baik akhlaknya, karena imannya, yg selalu menyayangi dan menghormati Ibunya.” sedikit tambahan dari Ibu.
.
Dan Istikharahku pun tertuju padamu.
Tapi tenang saja, aku tak meminta banyak. Aku hanya ingin kau benar-benar serius atas perasaanmu. Tak perlu kau fikirkan maharnya, aku tak ingin memberatkanmu.
Karena ini adalah sebuah akad pernikahan, bukan akad jual beli yg telah dipatok harganya sedemikian rupa.
.
Aku hanya ingin menjaga kesucian cinta ini dengan jalan yg Allah ridhoi.
Hingga akhirnya kita bersama-sama mendidik putra-putri untuk menjadi pejuang sejati..
Pasti Ayah dan Ibuku akan sangat bahagia menimang cucu seorang pejuang sejati seperti engkau memperjuangkan cintamu dihadapan orang tuaku dan orang-orang disekitar mu berkata,” SAH..SAH..SAH”.
~ M. As’ad Humam ~
@as_ad_singlelillah

Comments

comments

LEAVE A REPLY