Apa itu cinta? Cinta adalah ilmu

0
545

            Dear shalihah… Terkadang aku merasa takut untuk mengartikan sebuah kata yang di sebut cinta, entah apa yang ingin ku pekikan ketika mendengar kata cinta. Sebab ia menyimpan arti yang begitu dalam sehingga membuat nuraniku sejenak terdiam, mersakan getaran kehadiran sang cinta menelisik masuk pada diriku melewati dinding hati ini. Kehadirannya pada kehidupanku membawa berbagai rasa. Entah itu rasa bahagia, dilemma, gundah gulana, kecewa, kebingungan, resah, benci, bersyukur, haru, kepedihan sampai rasa sakit. Dari berbagai rasa yang dihadirkan cinta telah menciptakan sebuah senyuman, tawa, air mata, obat bahkan luka. Semua yang dihadirkan cinta tergantung kepada kita yang memaknai cinta dengan apa? Dengan napsukah atau dengan sebuah ilmu.

            Bagaimana jika aku memaknai cinta itu dengan nafsu? ia akan seperti racun yang membunuh hatiku dan menghancurkan akal sehatku. Aku akan gila karena cinta sebab nafsu itu telah menguasai diriku dan aku tidak bisa mengendalikan cinta yang baik itu seperti apa? Mungkin aku akan menjelma menjadi sosok monster menjijikan yang kehausan untuk meneguk sebuah cinta yang gila atau menjadi binatang liar yang memangsa cinta tanpa sebuah etika. Mungkin aku akan malu pada tuhan? Yang menyaksikan diriku bermain-main dengan cinta dengan penuh kebuasan.

             Pernahkan kamu bingung mengartikan cinta itu apa? Dilematis akan cinta itu hal yang biasa, hal yang sama sering aku rasakan. Namun pernahkan kamu menanamkan benih kebaikan karena kehadiran cinta di hatimu? Cinta itu memang menuntut untuk disampaikan. Disamapaikan dengan cara yang tidak biasa, bukan  pula dengan suasan romatis dan kalian berdua-dua untuk mengatakan cinta. Sampaikan cinta dengan akad pernikahan. Hanya itu saja. Jika kamu sudah siap untuk menyampaikan cinta, lakukanlah. Jika tidak atau belum siap, baiknya kamu diam saja. Yang aku maksud bukan diam tanpa usaha. Diamkan dirimu dalam ketaatan, biarkan saja doa-doamu yang bercerita padanya betapa kamu sangat mencintainya.  Ceritan dia pada tuhan, agar secepatnya ia memberikan restu untukmu agar segera meminangnya.

            Kehadiran cinta memang membuat hidup kita terasa lebih indah, semangat yang menggebu, hati yang dilanda rasa ambigu dan membuat kita tersenyum sepanjang waktu. Mungkin ini alasan tuhan kenapa dia mentakdirkan cinta untuk hidup ditengah-tengah antara kaum adam dan kaum hawa. keberadaannya haruslah menanamkan kebaikan bukan sebaliknya. Tak jarang aku, kamu, dan kita semua menyalahkan cinta. Padahal apa yang salah darinya? Ia dikendalikan oleh hati dan pikiran. Ketika cinta membawa resah? Bukan salahnya, melainkan kita yang berlebihan dan tidak bisa mengendalikan hati dan pikiran kita yang membawa cinta.

            Bagiku cinta adalah sebuah ilmu, yang akan membuatmu mendapatkan cara untuk merubah hidupmu agar lebih baik. Sudah saatnya kita merubah cara pandang kita terhadap cinta. Jika kita memandangnya dengan penuh kebaikan dan penuh rasa hormat maka cinta pun akan menempatkan pada posisi yang sama. Tidak akan ia membiarkan dirimu terhina karenanya atau kamu kehilangan harga diri karena keberadaannya dalam hatimu. Libatkan cinta dalam kebaikan bukan melibatkan cinta dengan hal-hal yang tak pantas kau lakukan.

            Cinta adalah ilmu, yang akan membuat hidupmu seakan dilenterai  sebuah cahaya yang akan menuntunmu untuk menjadi sosok yang cerdas. Sehingga kamu tidak akan merasa dibodoh-bodohi karena cinta.

            Cinta adalah ilmu, sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat. Jadi manfaatkanlah kehadiran cinta untuk membuatmu menjadi taat dan berhenti menjadi sosok pendosa karena cinta. Taatkanlah hatimu dan hatinya karena cinta. Cinta dari sang kuasa Allah ta’ala yang akan menjadi hidupkan hidupmu lebih berharga.

            Dear shalihah… Pandanglah cinta dengan sesuatu yang baik maka ia akan membawamu menjadi lebih baik.

            Cinta bukanlah sangkar berbagi derita, cinta bukanlah ruang untuk menuai duka dan cinta bukanlah tali yang mengikatmu untuk menjadi jiwa yang resah, sehingga kamu akan merasa kehilangan ketenangan dalam hati dan sulit untuk mendapat kebahagian. Tapi cinta adalah sangkar untuk memperbaiki diri, cinta adalah ruang untuk menuai doa dan cinta adalah tali yang mengikatmu dalam keistiqomahan untuk menjadi jiwa yang taat pada allah ta’ala. Itulah cinta, pantaskan dirimu untuk mendapatkan cinta, karena cinta adalah ilmu yang akan merubah hidupmu menjadi lebih baik.

 

Cinta adalah ilmu
Yang menghantarkanmu pada kebaikan, Bukan menghantarkan pada keburukan
Cinta adalah ilmu
Yang membawa hidupmu,pada kebahagia, bukan membawamu untuk menepi dalam kesediahan
Cinta adalah ilmu
Yang senantiasa membuat wajahmu di hiasi senyuman, bukan di hiasi oleh gundah gulana dan airmata
Cinta adalah ilmu
Yang akan membimbingmu menjadi lebih baik, bukan membimbingmu menjadi pribadi yang tidak baik

Jika cinta yang kau rasa adalah kesakitan, itu bukan cinta!
Karena cinta hadir diatas pualam angugrah terindah yang tuhan berikan untuk para adam dan hawa
Maknai cinta sebagai ilmu bukan dengan napsu
Karena dengan begitu cinta akan menuturi hidupmu dengan keindahan.
Lalu bagaimana caranya agar cinta itu menjadi ilmu?
Letakan cinta karena allah ta’ala
Yang kau hias dengan niatan ibadah.

Comments

comments

SHARE
Previous articleUntukmu, Sahabatku
Next articleCinta Dari Sang Edelweis
mm
Aku adalah penyuka 3 hal di bumi ini langit, balpoin, dan bunga edelweis.