Jadilah Shalihah Wahai Wanita Muslimah

0
961

Betapa banyak yang ingin hijrah, namun sulit memulai untuk melangkah. Seringkali berpikir untuk menjadi shalihah, dan seringkali pula keinginan itu terpatahkan. Menjadi pribadi yang lembut dalam bertutur kata, santun dalam menyapa, indah dalam akhlak, serta anggun dalam berpakaian.

Aku ingin hijrah, namun aku tak pernah melangkah. Aku ingin berhijab, hanya saja aku belum siap. Seringkali hati terus menerus membatin sesuatu yang terkadang tak pernah bisa untuk dipahami.

Duhai Wanita Muslimah, Jadilah Shalihah

Engkau adalah Kemuliaan dari Langit

Keanggunan di Bumi

Hijabmu adalah Keindahanmu

Bukan dengan Parasmu, bukan pula dengan Prestasimu

Muliakan dirimu dengan hijabmu, kau dapati Kehormatanmu

Cukuplah dirimu menjadi shalihah

Apa yang menghalangimu untuk berhijab wahai wanita muslimah?

Apakah karena penilaian orang terhadapmu, ataukan karena takut kau akan ditinggalkan satu persatu oleh teman-temanmu? Mungkin bahkan kau akan berpikir bahwa akan sulit untuk berkarir ketika memutuskan berhijab.

Sadarilah ini wahai wanita muslimah. Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan dalam hukum Islam perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya. Tahukah engkau kenapa? Agar dapat menjaga kesuciannya, dapatkan kemuliaannya dan raih kedudukan yang tinggi. Tidakkah kalian ingin menjadi wanita yang kesucian dan kemuliaannya tetap terjaga? Menjadi indah dalam setiap tutur katanya, santun dalam setiap tingkah lakunya, dan tentu saja anggun dalam setiap riasannya.

Hijab bukanlah mempercantik pandangan semata. Lebih dari itu, hijab itu ketaatan kepada Allah dan Rasul. “Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An-Nur:31)

Maka ini perlu mendapat perhatian khusus dan cobalah bertanya kepada diri sendiri.

“Untuk apa aku mengenakan hijab, apakah hanya ingin dipandang anggun dimata manusia, ataukah karena ketaatanku kepada Allah?”

Segala aktifitas yang diniatkan untuk ibadah, maka itu jauh lebih indah dan mengindahkan. Termasuk dalam hal menutupi diri dengan sempurna, dan islam tentu saja dengan solusi hijabnya.

Hijab itu pelindung. Rasulullah pernah mengatakan, “Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan perlindungan.”

Sadarilah wahai wanita muslimah, hijab itu tidak lain adalah pelindung bagimu. Dari pandangan kotor yang merasuki setiap mata yang mengarah padamu. Pelindung dari setiap jiwa yang ingin merusak kehormatamu, benteng dari nafsu syahwatmu. Maka perhatikan bagaimana seorang wanita terlindungi melalui hijabnya, terjaga kehormatannya, dia raih kesuciannya, mata tertunduk malu padanya, dan Allah letakkan pelindung itu lewat hijabmu.

Hijab itu rasa malu. Rasulullah mengatakan: “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah malu.

Maka perhatikan wahai wanita muslimah, sesungguhnya hijab itu tanda engkau memiliki malu dalam diri. Tak malukah engkau berpakaian tapi telanjang? Engkau tak sempurnakan riasmu dengan hijabmu. Engkau tak jaga kehormatanmu dengan hijabmu. Dan tak Engkau raih kemuliaanmu lewat hijabmu.  Tak malukah? Sungguh, jika engkau tak punya rasa malu, maka berjalanlah di atas muka bumi ini sesukamu.

Tidak terlintaskah dibenakmu untuk menjadi wanita shalihah? Dengan keindahan dan keanggunan riasanmu, serta suci dan mulia dengan hijabmu.

Wahai wanita muslimah…

Tak cemburukah dirimu? Yang engkau dapati temanmu mendahuluimu menapaki jalan menuju surga sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul lewat hijabnya.

Tidak ada kata nanti dan terlambat untuk memulai. Mulailah itu dengan hijab yang sempurna dan menyempurnakan. Sesungguhnya tidak ada proses kecuali dengan memulai langkah awal. Dan awalilah langkah itu dengan mulai merias diri secara sempurna. Kenakanlah hijabmu wahai wanita muslimah, bukan karena engkau ingin dipandang baik dan indah dimata manusia, bukan pula karena engkau ingin terlihat suci dan mulia dimata mereka, melainkan karena engkau ingin dipandang baik oleh yang Menciptakanmu, suci dan mulia dihadapan Tuhanmu.

Sesungguhnya Kelembutan seorang Wanita terletak pada riasannya

Tatkala Kelembutan itu hilang, maka sesungguhnya Engkau tidak lagi Indah

Jadilah Shalihah Wahai Wanita Muslimah …

 

Comments

comments

SHARE
Previous articleAku Ingin Satu Majelis Dengan Rasulullah
Next articleA goal without a plan is just a wish
mm
Seseorang yang seringkali melangkah tanpa arah. Tujuan dan harapan kadang kala tak sependapat. Niat dan amalan seringkali tak sejiwa. Dari sekian banyak jalan, berharap menemukan jalan yang benar dan diteguhkan diatas Iman dan Islam.