Aku Ingin Anggukanmu Untukku

0
502

Entahlah, sepertinya judul ini cukup membingungkan, terutama untukku. Tapi jujur saja, tidak ada pilihan kata yang indah melainkan apa yang telah kujadikan judul dalam tulisan ini. Dan kuyakin isinya tidak seindah judulnya. Tapi tak mengapa sekedar cokelat hangat menjadi teman untuk selesaikan sepenggal tulisan singkat ini.

Tentu saja, tidak hanya seorang wanita yang menyukai hal-hal indah nan romantis, lelakipun begitu. Namun tentu saja tingkat ke-baperan wanita jelas tidak bisa ditawar-tawar.  Udah iyain ajah dulu, kontranya belakangan.

Permasalahan cinta dan asmara tidak akan pernah habis dibahas, baik pembaca maupun penulis semangat ketika membahasnya. Sebab terkandung banyak misteri, itulah yang membuat penasaran. Kompleks, dan terkadang tidak bisa dicerna oleh akal sehat, namun ia jelas terasa.

Lelaki yang inginkan mutiara paling cantik harus menyelam di kedalaman laut. Tidak sekedar hanya menyelam, tentu saja butuh persiapan.  Dibutuhkan keberanian, tekad yang kuat, persiapan yang mantap. Setelah didapatkannya mutiara itu, dijaganya dengan penuh cinta dan ketulusan.

Mutiara itu jauh dikedalaman. Tidak mudah didapatkan. Seorang lelaki muslim tentu saja tidak akan mencari wanita yang mudah ditemui di sembarang tempat, diajak disembarang tempat pula, tak terjaga dan tak berusaha untuk menjaga dirinya. Ia tak akan mudah tergoda dengan wanita penggoda, yang jika ia keluar, riasannya akan menggoda setiap mata yang memandang.

“Wanita itu adalah aurat. Bila ia keluar, setan akan menghiasinya (untuk menggoda laki-laki)” (HR At-Tirmidzi)

Banyak yang sadar tapi tak memahami betapa seharusnya wanita menjadi indah dan mengindahkan. Terjaga dan tentu saja ia mulia dan dimuliakan. Lembut dan melembutkan. Tentram dan tak pelak lagi menentramkan. Begitulah seharusnya wanita muslimah.

Ada sebuah kaidah agama yang mengatakan bahwa ‘balasan sesuai dengan perbuatan’.

Sedikit kita coba pahami makna ini. Bukankah kita inginkan pasangan yang baik lagi membaikan? Wanita menginginkan lelaki yang shaleh, pun demikian, seorang lelaki inginkan wanita shalehah. Tapi apakah mungkin kita dapatkan yang baik, jika diri sendiri tidak berusaha untuk memperbaiki diri. Sekali-kali tidak!.

Satu hal yang perlu dipahami bahwa, permasalahan jodoh sudah diatur oleh Allah. Inginkan pasangan yang baik, tentu saja kita harus perbaiki kualitas diri. Tidak perlu pusing dan khawatir. Bukankah Allah telah memberitahukan kepada kita bahwa:

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-ania yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” . (QS An-Nur: 26).

Kita harus yakin dengan ini, karena “Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji” (Ar-Ra’d:31).

Seorang wanita muslimah tentu tidak resah bila harus menunggu dalam ketaatan. Karena mereka yakin dan percaya dengan apa yang Allah janjikan untuknya. Bila ia baik dan terus berusaha untuk memperbaiki dirinya dengan meningkatkan kualitas iman dan taatnya, maka Allah akan hadirkan seorang lelaki yang juga dalam jalan penjemputannya, ia lewati dengan iman dan taat, ia ikuti jalan yang lurus lagi baik. Dan ketika sampai kepada akhir perjalanan cintanya, maka sang lelakipun dengan gagah berani, penuh keyakinan menjemput sang putri malu yang telah lama menunggu untuk dibawa pergi.  Berdua dalam cinta, bersama dalam taat.

Duhai wanita shalihah

Tetaplah Indah dalam Ketenangan

Jadilah Anggun dalam Kesendirian

Raihlah Kemulian dalam Ketaatan

Sempurnakan itu dengan Keimanan

Dan ketika Aku datang Melamarmu

Aku Ingin Anggukanmu Untukku

 

Comments

comments

SHARE
Previous articleTIPE-TIPE JOMBLO
Next articleAkhir perkenalan
mm
Seseorang yang seringkali melangkah tanpa arah. Tujuan dan harapan kadang kala tak sependapat. Niat dan amalan seringkali tak sejiwa. Dari sekian banyak jalan, berharap menemukan jalan yang benar dan diteguhkan diatas Iman dan Islam.