Iya, Aku pernah seperti itu

0
1249

Iya, harus ku akui
Aku memiliki banyak kisah
Terutama di masa yang telah lalu.

Aku pernah merasakan pahitnya berjalan di arah yang salah
Kelamnya kehidupan tanpa tujuan yang pasti
Tersesat, aku tak berdaya.

Aku pernah menganggap yang haram menjadi halal
LaranganNya menjadi sebuah perintah
Dan itu bagiku, nafsu sebagai manusia yang tak mengingat sang Maha Pencipta.

Pacaran?
Iya, aku pernah.
Mengolok-mengolok yang berpegang teguh pada sunnahNya?
Iya, aku pernah.
Mencela seseorang yang sangat menurut pada aturan dariNya?
Iya, aku pernah.

Ketinggalan jaman, kataku.
Terlalu fanatik, pikirku.
Jangan ekstrim, jawabku.

Aku terlalu akrab pada kemaksiatan
Hingga asing pada urusan akhirat
Kenikmatan dunia yang sesaat
Membuatku terlena hingga lupa pada kematian.

Namun tahukah engkau?
Kini aku tertunduk malu atas perbuatanku sendiri
Kini aku menyesal atas perkiraanku selama ini.

Asumsi yang selalu ku lontarkan terhadap mereka
Ternyata salah besar
Bahkan aku telah mendzolimi mereka yang tidak bersalah.

Sungguh, aku ini adalah seorang pendosa.

Aku ingin kembali pada tugasku yang sesungguhnya
Walau aku tahu, ini tak mudah
Banyak ujian yang akan menghalangi langkahku.

Mungkin saja itu datang dari temanku
Sahabatku
Bahkan keluargaku.

Aku memutuskan meninggalkan sedikit demi sedikit hal-hal yang mendekatkan ku pada liang dosa
Meskipun akan ada yang meninggalkanku sebab aku mulai berbeda.

Sudahlah, ku jalani saja ingin ku
Aku tak ingin mati dalam keadaan fasik berkat kemaksiatan yang ku lakukan di dunia.

Meskipun keimanan masih terombang ambing
Aku hanya meminta kepadaNya agar menguatkan hatiku tuk selalu istiqomah dijalanNya.

Bagiku, tidak ada kata terlambat
Tapi ingatlah, ajal tak menunggu kita untuk bertaubat.

Jika niat sudah ada, maka lakukanlah.

Salam @amaliahrh

Comments

comments