Mencintai dalam diam, Bukan hanya karena membungkam mulut

0
657

Mencintai dalam diam,
Bukan hanya karena membungkam mulut untuk tidak mengutarakannya pada dia
Bukan hanya tentang kita yang memperjuangkannya dalam do’a
Bukan juga tentang sikap kita yang tersenyum didepannya, lalu menangis di belakangnya

Merindukannya dalam keheningan,
Memandanginya dari kejauhan,
Memberikan perhatian dengan beragam upaya yang dilakukan,
Mengambil sedikit kesempatan saat bersama dalam setiap keadaan, ataupun
Berusaha membuatnya merasa senang walau ada perasaan yang harus dikorbankan
Itukah yang disebut mencintai dalam diam?

Mungkin sebagian besar orang akan berpendapat demikian,
Tapi aku tidak.. Seperti yang kita tahu, cinta itu adalah fitrah, suci
Haruskah kita menodainya dengan perkara-perkara yang tidak Allah ridhai?

Saat kita merasa telah jatuh hati,
Mungkin memang itulah jalan Tuhan untuk mengahadirkan suatu rasa yang harus kita miliki
Tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa hal itu bisa menjadi ujian iman yang harus dilalui

Saat seorang muslim jatuh hati sebelum ada ikatan halal,
Ada baiknya untuk memilih mencintai dalam diam
Diam disini, bukan hanya membungkam, memendam, ataupun menahan
Tetapi juga menjaga hati agar tidak melulu memikirkan dia yang mungkin hanya sebentuk godaan

Tundukan pandangan saat berada di depannya
Jauhi segala sesuatu yang membuat kita terjerumus dalam dunianya
Perbanyak melakukan hal-hal positif, dan
Semakin pererat hubungan kita dengan Dia, Allah SWT

Cukuplah perasaan itu kita jaga, tidak harus menceritakannya pada siapapun juga
Pasrahkan segalanya kepada Dia yang maha membolak balikkan hati manusia
Ikhlaskan untuk rasa yang tengah mendera dalam dada agar tidak menjdikan cinta itu lebih besar dari cinta kepadaNya, dan
Tetaplah jadi muslim/muslimah yang terus memantaskan diri di hadapanNya

Percayalah, jika memang dia ditakdirkan untuk kita
Maka akan Allah satukan dengan caraNya
Jika itu sebaliknya, akan Allah gantikan dengan yang lebih baik darinya
Dengan demikian, takkan ada hal yang disebut “dilema/luka mencintai dalam diam”

Fikirkan kembali,
Apakah benar ceritamu ialah mencintai dalam diam?
Atau mencintai diam-diam?

Comments

comments