Nikah Nunggu Lulus Kuliah?

0
379

Sebagian orang berpikir pendidikan cukup ngaruh bagi masa depan keluarga, sehingga ketika ditawari menikah ada yang masih berpikir panjang untuk menyelesaikan kuliah dulu. Ya boleh-boleh aja sih beralasan demikian, tapi alasan itu kalo bisa nggak permanen. Artinya suatu saat bisa berlaku, bisa nggak. Soalnya kalo musti nunggu kelar kuliah, ada beberapa kemungkinan. Satu sisi mungkin ada pihak yang nggak sabar menunggu, sehingga bisa pindah ke lain hati, atau kalo nggak kuat-kuat amat, entar malah MBA lagi. Sementara di sisi yang lain, kesibukan kuliah bisa jadi menyebabkan seseorang nggak bisa memprediksi kapan berakhirnya masa kuliahnya, apalagi kalo sampe bergelar MA alias mahasiswa abadi, wkwkwkw… Nah, ada baiknya kalo didiskusikan dulu, ada nggak kemungkinan menikah sambil kuliah. Tentunya dengan pertimbangan finansial yang cukup, karena paling nggak harus memikirkan biaya kuliah dan biaya hidup sehari-hari, belum lagi kalo di tengah perjalanan dikaruniai momongan, tambah lagi khan bebannya? Itu artinya musti ada penghasilan, dan penghasilan didapatkan kalo kamu bekerja. Kalo yang seperti ini disebut KKN alias Kuliah, Kerja, Nikah. Nggak gampang memang, tapi bukan berarti mustahil. Sebagian orang sudah mempraktekan itu dan berhasil.

Juga yang perlu jadi catatan, bahwa rizki dari Allah nggak ada sangkutpautnya secara langsung dengan tinggi-rendahnya pendidikan seseorang. Adakalanya yang sarjana, eh malah masih nganggur nggak punya penghasilan. Atau yang sarjana, penghasilannya berlebih juga ada, tapi bukan karena gelar sarjananya, karena mungkin dia seorang penjual sate yang sukses. Begitu seterusnya, sampe mungkin ada juga yang lulusan SD, ternyata jadi pengusaha yang sukses. Itulah rahasia rizki, sama dengan rahasia jodoh dan mati.

Jadi yang dibutuhkan dari kita cuman kemauan kita untuk berusaha mendapatkan penghasilan, nggak peduli masih kuliah atau udah kelar kuliah, kalo ternyata punya dana cukup untuk menghidupi keluarganya kelak, why not? Untuk segera menikah. Betul nggak, Sob?

DitulisĀ @LukyRouf

Comments

comments