Mencintaimu Dalam Diamku

0
1946

Aku tahu mungkin ada rasa bosan dalam sebuah penantian panjang
Namun apa boleh buat jika waktu belum bisa berpihak.
Aku sadar mungkin akan ada rasa lelah dalam sebuah pengharapan yg tak menentu
Namun apa boleh buat jika diri belum bisa berpadu.
Aku tahu diri ini mungkin sudah jenuh, kesal dan jengah karna jarak ini
Tapi bukankah Allah sudah menetapkan saat dimana kelak akan di pertemukan.
Seperti sebuah pesan yang pernah kubaca,
” Berharaplah hanya pada Allah agar kau tak merasakan sakitnya sebuah pengharapan yg pada akhirnya mungkin saja berbeda dgn apa yang kau inginkan. Berharaplah hanya pada Allah agar di mudahkan jalanmu untuk menjemput jodoh. Jangan berharap pada ciptaanNya sampai kau menanamkan rasa cinta yang terlalu dalam hingga membuat hatimu sakit karna pengharapan itu sendiri. Masih beruntung jika Allah benar menetapkannya sebagai jodohmu namun jika sebaliknya ? Mungkin saja kau bisa gila karna terlalu ambisius memiliki seseorang yg ditakdirkan bukan untukmu.”
Maka dari itu aku lebih memilih mencintaimu dalam diamku, mencurahkan rasa kagumku akan dirimu kepada Allah, menyelipkan namamu dalam setiap bait doa di sepertiga malam, memohon kepada Allah untuk di tunjukkan jalan terbaik dalam penantian jodoh.
Bukan memaksa untuk di sandingkan dgn nama yg terselip dalam doa sebab segalanya hanya Allahlah yg berhak berkendak.
Manusia hanya bisa berencana tapi Allahlah sebaik-baiknya perencana.
Sekalipun bukan dia seseorang yg namanya slalu ku sebut dalam doa yg takdirkan untukku tapi mungkin saja ada seseorang yg slalu menyebut namaku dalam doanya yg kelak di takdirkan untukku.
Semoga dalam diammu ada doa untukku meski tak saling menyapa di hatimu tetap ada aku.
Seseorang yang tercatat namanya di lahul manfhuz untukku.
.
.
.
📝 @sriyulianur

Comments

comments