Tentang Hijrah

0
2252

Menurutku hijrah itu adalah sebuah pilihan
Dimana pilihan itu akan menimbulkan konsekuensi
Jadi saat kita sudah memilih untuk berhijrah, maka kita juga harus siap dengan semua konsekuensinya
.
Kita harus siap untuk dimusuhi
Kita harus siap untuk dibenci
Kita harus siap untuk dihina
Kita harus siap untuk di cerca
Kita harus siap untuk dijauhi, dan
Kita harus siap untuk kehilangan
.
Kita memang manusia biasa
Tak mungkin kita akan kuat dalam menghadapi semuanya
Ada saatnya mungkin kita akan lemah karena hinaan mereka
Ada saatnya mungkin kita akan lelah karena hujatan mereka
Ada saatnya mungkin kita akan rapuh karena sikap mereka terhadap kita
Tapi jangan berhenti!
Jangan buat itu sebagai alasan untuk mengakhiri hijrah kita
Ingatlah bahwa kita berasal dari sperma yang kuat
Kita harus kuat❗
.
Saat kita mulai berhijrah mungkin kita akan menerima hinaan, cercaan, juga hujatan
Bahkan mungkin 3 hal diatas adalah sarapan wajib yang harus kita nikmati setiap harinya
Memang sakit rasanya
Tapi tak apa, bersabarlah
Mungkin hal itu akan menjadi salah satu jalan untuk menghapus dosa-dosa kita
Mereka tidak akan berhenti menghina, mencemooh, dan menghujat kita sebelum kita berhenti untuk berhijrah
Jadi jangan pernah berpikir untuk menyerah
Jadikan 3 hal itu sebagai cambuk untuk menjadi lebih kuat lagi
Tunjukkan betapa kuat tekad kita untuk berubah
.
Saat kita mulai berhijrah kita harus berani untuk dimusuhi
Memang berat rasanya dimushi
Apalagi dimusuhi oleh orang yang dekat dengan kita
Kita akan menjadi sendiri
Menakutkan mungkin, kesepian pasti
Tapi jangan goyah! Tetaplah berhijrah
Mengapa berat sekali?
Bagaimana tidak,
Kita berhijrah dari keadaan penuh dosa menuju keadaan yang mulia
Bagaimana mungkin dapat dengan mudah kita melewati ujian secara mulus setelah berlumuran dosa?
Bagaimana mungkin kita hanya melewati jalan tanpa batu dan rintangan lainnya?
Tidak mungkin
Cercaan, hinaan, dan hujatan adalah rintangan yang harus kita hadapi saat berhijrah
Emas hanya bisa terbentuk setelah bertahun-tahun terendap dalam pasir dan kemudian ditempa panas dengan api
📝 @ukhuwah.islamiyah_

Comments

comments

LEAVE A REPLY