Hanya aku dan amal

0
1350

Ku hanya bersenang-senang setiap hari
Sehingga lupa mempersiapkan bekalku ketika ajal menjemputku nanti.
Ku coba bayangkan bagaimana matiku nanti
Sepertinya segala amalku masih belum terpenuhi
Karena selama ini ku terlalu asik memikirkan duniawi

Ku terlalu sering menuruti nafsu hati
Sehingga lupa bahwa ku masih belum sepenuhnya memperbaiki diri.
Ku coba bayangkan ketika malaikat pencabut nyawa datang menghampiri
Sepertinya tak kan ada kesempatan untukku lagi
Karena selama hidup ku,lebih sering melupakan Sang Ilahi

Tanpa pernah ku sadari
Ternyata ku selalu mengikuti rayuan setan yang tersembunyi dalam hati
Sehingga lupa untuk menjernihkan hati yang masih bernanah ini.
Ku coba membayangkan,hukuman apa yang pantas untukku nanti
Sepertinya teramat pedih dan tak terampuni
Karena ku sudah terhanyut oleh harta yang memikat hati

Ku selalu meremehkan hal ini
Sudah jauh hari,ku ingin memperbaiki diri
Tapi tak tergerak hati ku sama sekali
Hati ini hanya berkata nanti,nanti,dan nanti
Hingga pada akhirnya, semua itu hanya terucap dibibir yang berdusta ini

Mati
Adalah hal yang memang tak pernah dinanti
Karena hanya sedikit manusia yang mengingat hal ini
Indahnya dunia membuatku lupa diri
Tanpa terbayang sedikitpun bagaimana matiku nanti
Tanpa terketuk fikiranku untuk selalu mengingat siapa Sang Pemilik segalanya ini
Tanpa tergerak hatiku untuk memperbaiki diri

Mati
Bukan terhentinya perjalanan didunia ini
Itu berarti telah usainya,pencarian amal perbuatan yang selama ini telah ku kumpuli
Banyak,sedikitnya
Siap atau tidaknya
Jika IA berkata pulang,maka tak akan ada kesempatan lagi
Maka dari sekarang akan ku persiapkan diri
Takan ku menunggu hidayah datang menghampiri
Ku akan menjemput hidayah sepenuh hati
Walau rintangan selalu datang silih berganti

Instagramđź“ť @catatanceritaku

Comments

comments

SHARE
Previous articleJalani Peran Kita Sebagai Hamba Allah yang Ikhlas
Next articleDICARI, SOSOK NEGARAWAN
mm
Assalamu`alaikum warrohmatullahi wabarokatuh Nama saya Nurul Hasanah alasan saya suka menulis karena saya ingin tulisan saya ini,bukan hanya menjadi pengingat untuk teman-teman tetapi sebagai pengingat untuk diri saya sendiri` terutama dalam hal perjalanan hijrah dan percintaan yang semakin menggoyahkan iman saya. meskipun kepribadian saya tak sebaik tulisan saya, namun saya tetap berusaha secara perlahan untuk lebih meningkatkan keimanan saya