Jalani Peran Kita Sebagai Hamba Allah yang Ikhlas

0
1678

Saat kenyataan hidup begitu menyakitkan bagi kita, maka coba ikhlaskanlah, mungkin skenario Allah saat ini membuat kita menjadi orang yang lebih kuat dan lebih tangguh.

Saat impian kita tidak kunjung terwujud, maka coba ikhlaskanlah, mungkin impian kita kelak akan membawa kemudhoratan untuk hidup ini.

Saat kita kehilangan barang yang kita senangi, maka coba ikhlaskanlah, mungkin ada orang yang lebih membutuhkan barang itu.

Saat orang yang kita perjuangkan akhirnya memilih untuk berhenti bersama dan dia memilih hidup bersama orang lain, maka coba ikhlaskanlah, mungkin dia bukanlah yang terbaik untukmu. akan dipertemukan dengan yang lebih baik dari dia.

Saat kamu mencintai seseorang dan dia tidak kembali mencintaimu, maka coba ikhlaskanlah, mungkin kamu akan dipertemukan dengan yang lebih baik.

Ketika kamu menginginkan seseorang, dan dia tidak mengarah padamu maka coba ikhlaskanlah karena sesuatu yang dipaksakan tidak akan berujung baik.

Ternyata tanpa disadari begitu banyak hal-hal yang membuat kita belajar tentang keikhlasan. Membuat hati kita jauh lebih kuat dari sebelumnya. Namun terkadang kita gagal mengolah semua perasaan dan pikiran itu. Apalagi menganggap Allah tidak adil.

Ingatlah, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Al-Baqarah:216)

Ikhlaskanlah, sesuatu yang sudah terjadi yang membuat diri kita terundung kesedihan. Simpanlah masa lalu kelam di tempat yang tepat, jangan membuka lembaran itu lagi. Perasaan ikhlas ini membuat hidup kita lebih damai. Membuat kita terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Menjadi orang ikhlas, memang butuh belajar, butuh berlatih, maka niatkan lah dalam hati. Mulai hari ini sampai seterusnya kita akan belajar ikhlas. Kita akan menjalankan peran sebagai Hamba Allah dengan baik dan yang Allah senangi. Percayalah Allah tidak akan mengecewakan kita sedikit pun. Ketika kita yakin itu di sana ada kebahagiaan yang tidak ternilai.

Comments

comments