Jika belum bisa merawat janji, jangan berikan kepastian ke wanita

0
1366

Bolehkah bertukar rasa? Untuk sebentar saja, agar kau tau bagaimana rasanya terjebak dalam kepastian. Kepastian yang bebas kau gantungkan pada hati wanita yang bisa rapuh kapan saja .

Seolah-olah kau yang berkuasa atas hati ini. Kau beri kepastian bahwa suatu saat nanti kau pasti datang menjemputku. Tapi, pada kenyataannya, sekarang saja hatimu masih dibagi untuk hati wanita lain .

Dan yang lebih menyakitkan lagi adalah ketika kau tak mengakui status hatimu saat ini dengan siapa. Sementara, aku masih terus menunggumu dengan sabar untuk kau penuhi janji itu, karena pada awalnya aku terlalu percaya bahwa kau adalah lelaki baik-baik yang tak mungkin mengobral cinta .

Apakah itu wajar? Sementara, disini aku masih terjaga untuk tidak bersama lelaki lain… Sebab, aku masih terbelenggu dengan janjimu bahwa pada suatu waktu kau akan menjemputku .

Disini aku menunggu, sementara disana kau isi masa kekosongan hatimu dengan wanita lain, dan pada saat yang tepat nanti dengan bebasnya dan tanpa rasa bersalah kau jemput aku? Tidakkah hal itu mengujiku?

Jika belum bisa merawat janji, jangan berikan kepastian pada wanita walau sedikit. Kenapa? Karena wanita bermain dengan perasaannya. Wanita akan mudah termakan oleh janji-janji manis pria .

Jangan salahkan jika suatu waktu belenggu ini ku lepaskan secara perlahan. Mungkin, saat itu aku sudah mulai lelah berada di zonamu. Berikan aku kebebasan untuk memilih dengan siapa diriku bersanding. Jangan sekali-kali membebaniku dgn kepastian semu. Sebab, kini aku sudah terlanjur kecewa .

Kini, aku semakin sadar bahwa hanya Cinta-Nya lah yang tak berkhianat.

Comments

comments